Livio Suppo (Foto: Crash)



Hallo brosist! salam super Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mencatatkan penampilan gemilang pada MotoGP 2017.


Andrea Dovizioso menutup musim ini dengan predikat sebagai runner-up dengan koleksi 261 poin atau berselisih 37 angka dari Marc Marquez (Repsol Honda) sebagai juara.


Kegemilangan pembalap asal Italia itu mencuatkan kabar bahwa banyak tim yang menginginkan jasanya pada musim 2019.


Maklum saja, The Little Dragon –julukan Dovizioso– belum mendapatkan perpanjangan kontrak dari timnya yang akan berakhir pada 2018.


Hal tersebut diakui mantan Kepala Tim HRC, Livio Suppo, yang menyebut bahwa eks tim asuhannya memiliki ketertarikan untuk mendapatkan tanda tangan Andrea Dovizioso.


Bahkan keinginan tersebut jauh sebelum Dovi tampil menjadi pesaing terkuat di musim 2017.


Menurut Suppo Honda sudah tertarik menggaet Andrea Dovizioso pada 2016 untuk menggantikan Dani Pedrosa pada 2018.


Namun, keinginan tersebut urung lantaran terjadi karena keberadaan Pedrosa masih dipertimbangkan.


“Bukan rahasia lagi, tahun lalu (2016) ketika tampaknya Pedrosa akan pergi, kami berbicara dengan Dovi. Kami menyukainya, kami tahu nilainya dan kami tahu ini adalah pembalap yang sangat baik,” ujar Dovizioso, mengutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (28/11/2017).


“Di paddock tidak ada yang mengharapkan musim seperti itu dan kami bahagia melihatnya untuk musim ini. Saat kami berbicara dengannya, kami tahu jika keinginan kami sulit untuk terjadi karena semua pembalap memiliki kontrak hingga tahun depan (2018),” pungkasnya.


Sebelumnya, Dovizioso pernah membela Repsol Honda dalam kurun 2009-2011.

Pencapaian terbaik Dovizioso ialah finis di posisi tiga klasemen akhir MotoGP 2011 dengan koleksi 228 poin. semoga bermanfaat. (SMB).