Anak kecil melintas di zebra cross Kampung 3D, Depok (Pict: Faisal)



Hallo brosist! salam super - Kompleks perumahan atau pemukiman penduduk kamu mau ditanami polisi tidur?


Lebih baik pertimbangkan lagi masak-masak.

Ketimbang bikin polisi tidur yang tinggi-tinggi, lebih baik ikuti cara Kampung 3D Depok ini.


Caranya dengan melukis, ajak warga dan Karang Taruna di kompleks perumahan pemukiman membuat lukisan Tiga Dimensi (3D).


Bikin polisi tidur dan juga rambu lalu lintas dengan lukisan tiga dimensi (3D) sudah dilakukan Muhammad Nur Alam beserta anggota Karung Taruna Abadi jaya Depok, Jawa Barat.


Muhammad Nur Alam dan dengan anggota karang taruna lainnya membuat lukisan dengan perspektif tiga dimensi (3D) di tengah jalan.


Muhammad Nur Alam meyakini kalau lukisan 3D ini lebih efektif dibandingkan polisi tidur.


Apa lagi kalau polisi tidur yang dibuat dengan emosi yang bentuknya mengerucut dan tinggi.


Bisa menyebabkan bagian bawah mobil atau motor saja.


"Mending gambar 3D ini sih.

"Lantaran banyak orang berhenti jadinya motor lain yang melintas juga jadi pelan-pelan," ujar Muhammad Nur Alam, pelukis 3D sekaligus Ketua Karang Taruna Abadijaya, Depok, Rabu (22/11/2017)


Terkait pengerjaan lukisan perspektif tiga dimensin (3D) berkaitan soal waktunya.


Menurut Muhammad Nur Alam tergantung dari kesulitan dan jumlah orang mengerjakannya.


"Macam-macam dan tergantung dari pengerjaannya."

"Gambar yang simple paling lama 2-4 jam, " pungkas Muhammad Nur Alam. semoga bermanfaat. (SMB).


sumber: grid.oto