Oli Gardan (Dok.Gridoto)



Hallo brosist! salam super - Hanya ada dua penggunaan oli pada sepeda motor jenis skutikyang perlu diperhatikan.


Pertama, oli mesin yang sudah jelas penggantian berkalanya. Kedua, dan sering terlupakan, oli gardan, yang fungsinya sama penting.


Oli mesin bertugas melumasi bagian-bagian pada blok mesin, sementara oli gardanbertugas menjaga kelancaran gerak sistem transmisi pada skutik.


Perawatannya pun sama, disarankan untuk menggantinya pada jangka waktu tertentu.


Muhammad Robiansyah, mekanik AHASS Bintang Motor, Jakarta Timur, mengatakan bahwa oli ini banyak dipandang sebelah mata.


”Orang tahunya ganti oli mesin. Padahal oli gardanjuga penting, sama seperti oli transmisi pada mobil,” kata Robi.


Dijelaskannya, oli transmisi atau oli gardanberfungsi melancarkan banyak komponen yang saling bergesekan di dalam transmisi otomatis motor matik.


Jika bagian ini tidak bergesekan dengan benar, efek yang kentara adalah terdengar suara berisik pada bagian boks CVT bagian belakang.


Jika oli mesin disarankan ganti tiap 2.000-5.000 km, maka oli gardanlebih lama lagi, 8.000 km atau pemakaian motor mencapai delapan bulan.


Itu pun kalau penggunaannya normal, tak kemasukan air. Banyak kasus menurut Robi, oli gardandisusupi air yang membuat warnanya berubah mirip kopi susu.


”Biasanya setelah mengganti ban belakang yang harus membuka gir. Kemungkinan besar air masuk ke oli gardansaat menerjang banjir. Rajin mengecek kalau musim penghujan,” ucap Robi.


Seperti jenis sepeda motor lain, tipe matik juga punya girboks meski tak serumit jenis bebek atau sport dengan transmisi manual.


Letaknya di bagian belakang, bersebelahan dengan as roda, dan sejajar dengan puli.


Tentu, bagian ini butuh perawatan dengan cara mengganti oli secara rutin.


Biayanya cukup murah. Satu botol kecil oli gardanhanya dijual Rp 12.000 - Rp 20.000. Mengganti sendiri pun cukup mudah, asal tahu letak baut penutup untuk saluran buang, dan baut satunya lagi untuk mengisi ulang. Semoga bermanfaat. (SMB).