New Honda Accord diperkenalkan pada ajang IIMS 2016 (Otomania/Setyo Adi)




Hallo brosist! salam super - PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan kampanye pemeriksaan komponen atau lebih dikenal dengan sebutan recall.

Kali ini, model Accord produksi 2013-2016 yang harus diperiksa battery sensor assy-nya.

Ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan akibat hubungan arus pendek yang terjadi pada internal battery sensor assy dan kemungkinan terburuk dapat menyebabkan terbakar.


BACA JUGA: Siap-Siap! Harga Mitsubishi Xpander Akan Naik Tahun Depan 2018.


"Konsumen Hondaberhak untuk mendapatkan kendaraan dalam kondisi standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi.


Program ini merupakan bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap seluruh produk," kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM dalam keterangan resmi, Jumat (24/11/2017).


Para diler resmi Hondajuga akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada pemilik yang teridentifikasi.


Teknis pelaksanaan dan kelancaraan proses perbaikan, konsumen juga dapat mendatangi diler Honda terdekat.


Bisa juga, menghubungi Honda Customer Care di toll free 0-800-11-22-789 setiap Senin-Jumat pukul 09.00 WIB-17.00 WIB.


Pemeriksaan komponen ini mulai dilaksanakan pada Kamis, 30 November 2017 yang dilakukan di seluruh diler resmi Honda di Indonesia.


BACA JUGA: Ini Dia, Ada 6 Pilihan Warna Daihatsu All New Terios 2018.


BACA JUGA: Penghujung Tahun 2017, Suzuki Swift Sabet Label "Mobil Paling Membahagiakan" Pada Survei IKB 2017.


Proses penggantian komponen berlangsung kurang lebih selama 30 menit.

Percu dicatat, penggantian battery sensor assy tidak dikenakan biaya sedikitpun alias gratis.


Sementara untuk berapa unit Accordyang harus di recall di Indonesia, HPM tidak menyebutkan angka dalam siaran tertulisnya. semoga bermanfaat. (SMB).


sumber: otomania