Direncanakan sejak 1996 dan baru diresmiikan oleh Presiden Joko Widodo (4/12/2017) (Instagram @kemenpupr)




Halo brosist! salam super - Peresmian ruas tol Soreang - Pasir Koja oleh Presiden Joko Widodo (4/12/2017) ternyata merupakan proyek yang semestinya dikerjakan sejak 1996 silam.


Informasi yang diperoleh dari akun Twitter @Kemenpupr menjelaskan fakta-fakta menarik terkait peresmian ruas tol Soreang - Pasir Koja (Soroja).


"Jalan tol Soroja merupakan infrastruktur yang paling dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Bandung dan Kota Bndung."


"Pasalnya tol sepanjang 10,55 km ini sudah ditunggu lama," kata Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang meresmikan tol Soroja di Bandung (4/12/2017).


Ini dia fakta-faktanya.

1. LEBIH CEPAT


Keberadaan jalan tol ini dari Bandung ke Soreang memakan waktu 12 menit dari sebelumnya.

Soreang ke Bandung biasanya macet dan bisa memakan waktu satu setengah jam bahkan lebih

2. TERINTEGRASI

Ruas tol Soroja jadi bagian dari jaringan transportasi Bandung dan terkoneksi dengan tol Purbaleunyi.


3. ADA 5 GERBANG TOL

Tol Soroja memiliki 5 gerbang, Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur dan Soreang.


4. NILAI INVESTASI BESAR

Investasi tol Soroja yang dibangun sejak 2015 ini memakan investasi sekitar 1,7 triliun.


5. OPERATOR TOL SOROJA

Operator Tol Soroja adalah PT Citra Marga Lintas Jawa Barat.


6. SINGKATAN SOROJA


Tol Soroja itu kepanjangan dari Soreang - Pasir Koja.


Ruas tol sepanjang 10,55 km ini menjadi solusi kemacetan rute Soreang - Bandung yang biasanya butuh satu setengah jam atau lebih menjadi 12 menit saja.


Untuk tarif tol Soroja hingga saat ini belum ditetapkan, namun ditaksis tarifnya di rentang Rp 6.500 - 7.000.


#SahabatPUPR Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dibangun sejak tahun 2015. Kini sudah dapat dioperasikan tanpa tarif selama satu minggu loh. . ‪#Tol ini bisa memangkas waktu tempuh yang tadinya 1,5 jam hingga 12 menit, yang tentunya akan mempercepat akses dan pengurangan biaya logistik dari Kota Bandung ke Kabupaten Bandung dan sebaliknya. . Nilai investasi tol ini‪ mencapai Rp. 1,7 trilliun dan ‪diharapkan adanya tol ini mendorong pemerataan perkembangan daerah antara Bandung Utara dan Bandung Selatan‬. #InfoPUPR #InfrastrukturUntukNegeri #MenyambungNegeri #Kerja3ersama #HarbakPU72 @jokowi @bpjt_info @info_binamargat

A post shared by Kementerian PUPR (@kemenpupr) on Dec 4, 2017 at 8:13pm PST


Sumber: otomotifnet